4 comments


  • marlina

    Assalamualaikum
    Ka, tolong sebutkan indikator dan ciri seorang yang study oriented. yang bisa membedakan siswa SO dengan siswa yang hedonis dan siswa yang lain.
    saya sangat butuh ka. sekarang lagi penyusunan tugas akhir kak.
    mohon bantuannya.
    terimakasih. 🙂

    April 11, 2015
  • ratno puji supriyono

    bukan terkait penamaan “study oriented” atau “study only”, tapi contentnya lah yang ingin ditampilkan. belajar memang bisa apa saja, dimana saja, dan kapan saja. saya setuju dengan itu.
    prestasi oke, aktivis organisasi jalan. dan keberadaannya bisa bermanfaat untuk masyarakat. itulah tujuan mahasiswa…

    April 28, 2010
  • Pada dasarnya tidak ada yang salah dengan “study only”.

    Study only menjadi penyakit ketika terjadi pergeseran makna (lebih tepatnya, penyempitan makna) dari belajar itu sendiri. Tidak ada yang salah dengan “belajar”. Kekerdilan muncul ketika pemaknaan “belajar” menjadi sempit dan limited.

    🙂

    March 16, 2010
  • Dila

    Subhanallah…
    Tulisan yg mndidik!
    Berarti ada pergeseran makna (baca: peyorasi) dari ‘study oriented’ menjadi ‘study only’ di kalangan mahasiswa.
    Semoga penyakit study only yg dimaksudkan dlm tulisan di atas tdk menyerang mahasiswa, khususnya para aktivis mahasiswa.

    March 15, 2010

Leave a comment


Name*

Email (will not be published)*

Website

Your comment*

Submit Comment

Copyright © Think liike a learner...! by Yori Yuliandra