Cal-Vin Giveaway: Ada kakak ada adik

Dalam rangka memeriahkan Maret cerinya mbak Lidya, dengan ini diputuskan bahwa, setelah dipertimbangkan dengan pertimbangan yang kurang matang, maka saya juga ikut ambil bagian. Tapi baca dulu nih pengantarnya…

Dalam kehidupan ini *cieeeeh…*, kita sebagai anak sepertinya sudah menerima anugerah dan kasih sayang yang sangat besar dari kedua malaikat kita di dunia. Semua kebutuhan dasar kita sudah sekuat tenaga mereka penuhi. Meskipun demikian, dalam posisi kita sebagai anak, tidak sedikit di antara kita yang kadang kurang bersyukur dan dengan nada protes kemudian komplain kepada takdir, misalnya:

Mengapa saya dilahirkan sebagai anak sulung, kan banyak tanggung jawabnya untuk adik-adik saya…
Mengapa saya jadi anak yang paling kecil, mentang-mentang saya paling kecil seenaknya saja saya disuruh-suruh sama kakak saya…
Mengapa saya jadi anak laki-laki satu-satunya, kan tanggung jawab untuk saudara-saudara perempuan saya lumayan besar…
mengapa saya jadi anak perempuan satu-satunya, emang enak punya saudara laki-laki yang maunya berlepas tangan dari tugas-tugas di keluarga, bantu mama, urusan dapur, dll…
Mengapa saya jadi anak tunggal, padahal saya pengen punya adek dan pengen punya kakak
Mengapa oh mengapa… 🙂

Alhamdulillah, dengan rasa syukur yang sangat dalam, saya sangat senang dan berbahagia karena cukup terhindar dari nada-nada protes seperti ini. Terhindar, karena Allah posisikan saya pada posisi wuenak *walaupun sebenarnya sama aja siih*, yaitu menjadi anak yang bukan anak tunggal, bukan anak sulung, bukan anak bungsu, bukan anak laki-laki satu-satunya, dan pastinya bukan anak perempuan satu-satunya. Ya, alhamdulillah… Saya punya kakak dan saya punya adik, like what the picture below shows:

yori yuliandra
Me? <--The only one with glasses (The picture was taken in 1st January a few years ago in Harau Valley, West Sumatera)

Oh ya, seperti yang ada di kolom about, saya sudah tulis bahwa saya punya kakak 1, adek 1, dan adek 1 lagi. Nah, inilah formasi lengkapnya. Yang paling depan adalah adek 1. Di belakangnya ada kakak 1, dan paling belakang adalah adek 1 lagi. Sedangkan  pemilik blog ada di posisi 2 dari belakang 🙂

Foto ini mungkin layak untuk dinobatkan sebagai foto kami yang paling “angker”, karena setelah ditelusuri di semua album foto yang kami punya, baik album foto yang sudah dicetak maupun yang masih di komputer, ini adalah satu-satunya foto dengan formasi lengkap 4 orang dan tanpa ada orang lain. Just us, 4 siblings. Salah duanya yang bikin angker adalah posisi dan stylenya ketika berfoto yang tanpa direncanakan dan natural saja: tanpa pengarah gaya, tanpa lighting, tanpa berkonsolidasi terlebih dahulu, dan spontan saja dijepret oleh kakak sepupu yang juga ikut dalam acara piknik keluarga. Fotonya miring-miring gimanaaa gitu… tapi lumayan juga untuk pemula *kenatimpuk*

Foto ini diambil pada tanggal 1 Januari beberapa tahun yang lalu di villa Lembah Echo yang terletak di Objek Wisata Lembah Harau, Sumatera Barat.

Satulagi *trakhir*, foto ini di-publish tanpa izin dari personal-personal yang ada di dalam foto. Seandainya salah seorang dari mereka komplen dan minta diapus, ya terpaksalah sebagai seorang adik dan kakak yang baik saya harus hapus… Mudah-mudahan sudah dinilai oleh dewan juri sebelum dihapus… :mrgreen: Trus bagi yang mau ikutan, baca info lengkapnya di sini.

Satulagi *trakhir yang asli*, kolom komentar sengaja ditutup untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat mempengaruhi penilaian dewan juri, haha… Harap pengunjung tidak kecewa karena tidak bisa berkomentar, cukup tekan saja tombol like-nya sebagai bentuk dukungan… Terimakasih

Yori Yuliandra
Follow me

Yori Yuliandra

A lecturer and researcher in the Faculty of Pharmacy, Andalas University, majoring pharmacology "the study of drugs" | A blogger (and webmaster at RankMudo.Net) | An enthusiast in higher education
Yori Yuliandra
Follow me

Latest posts by Yori Yuliandra (see all)