82 comments


  • Abdul

    Penjelasan yang sangat bagus Prof. Maaf, Saya ingin bertanya. Untuk pemakaian pelarut Na-CMC pada tikus percobaan, berapa konsentrasi maksimal yang diperbolehkan/aman untuk digunakan dalam penelitian?
    Jika lebih besar daripada dosis tersebut, apa yang akan terjadi dengan tikus tersebut??
    Terima kasih Prof…

    June 20, 2018
  • Ega

    bisa tolong bantu saya tidak, saya mempunyai sampel snack bars dosis untuk tikus sebesar 0,45 gr/kgBB yang akan saya sondekan ke tikus hanya 2ml untuk tikus dengan berat 200gr, berapa banyak sampel yang harus saya timbang dan banyaknya aquades untuk melarutkan sampel saya ?

    May 09, 2018
  • Faisal

    Terimakasih min. Postingan yang benar2 bermanfaat

    April 22, 2018
  • ferni

    Mohon bantuan, untuk dijelaskan mengenai:
    ekstrak alga konsentrasi 2,5% , apakah penggunaan istilah ini benar? Misalnya pelarut yang digunakan adalah etanol 70%

    Terima kasih, uda…Tulisan anda benar-benar bermanfaat.

    February 22, 2018
  • D

    Boleh tau sitasinya dari mana? Atau ini merupakan rumus apa?

    June 07, 2017
    • Initially, ini adalah metode yang sudah lama kami gunakan di laboratorium penelitian kami untuk skala praktikum. Seiring dengan pengalaman dan kebutuhan, metode ini kemudian kami kembangkan untuk tujuan skala penelitian. Termasuk juga rumus-rumus yang ada di dalamnya.

      June 08, 2017
  • iko

    Halo mas yori,
    Terimakasih, tulisan di halaman ini sangat bermanfaat sekali.
    Saya mau tanya, bagaimana cara kita menentukan dosis sediaan topikal krim ekstrak untuk penelitian?
    Misalnya penelitian sebelumnya dilakukan pemberian ekstrak secara oral, lalu bagaimana kita mengkonversikan dosis topikalnya? karena saya belum menemukan literaturnya, mungkin mas yori bisa bantu.
    Terimakasih.

    March 24, 2017
  • wisuda

    Asalamualaikum…maaf mas yang baik…saya sedang bingung dan mau tanya…kalau mengkorversi dosis obat herbal topikal seperti ekstrak Nigella sativa dari hewan coba ke manusia,caranya bagaimana ya mas? Apakah ada rumus yang khusus kalau
    ntuk obat topikal?

    March 23, 2017
    • Wslm. Tidak ada perhitungan spesial, apalagi rumus baku. Di dalam eksperimen, kadang pendekatan yang sering dicoba adalah trial and error. Apalagi kalau sediaan yang diuji adalah sediaan topikal. Lain halnya jika eksperimen dilakukan melalui administrasi sistemik seperti oral, mungkin bisa dengan pendekatan rumus.

      Saran: coba saja gunakan konsentrasi yang sama. Wallahua’lam

      March 23, 2017
  • imam

    Maaf sebelumnya saya mau tanya dong,untuk perhitungan konversi dosis dari ekstrak ke infus bagaimana ya ?

    February 27, 2017
  • rika

    kak, mau tanya, msal d0sisnya 80 mg/200gr bagaimana/?

    February 09, 2017
    • Easy, lengkapi datanya dulu: rute pemberian, jumlah hewan, dst… Tinggal ikuti saja langkah sesuai instruksi di atas.

      February 13, 2017
  • nokpuji

    Assalamualaikum… ka mau tanya,, kalau cara perhitungan dosis larutan karagenin yang akan di induksikan ke hewan percobaan mencit, bagaimana?? jika berat mencit kurang dari 20 g..
    terus sediaan yang saya buat adalah dengan konsentrasi 10% dan 15%..

    untuk kontrol negatif itu kan saya pakai aquadest.. nah, maksudnya di bagaimanakan??
    si mencitnya tetap di induksi karagenin apa ngk? setelah itu bagaimana??

    May 23, 2016
    • Wslm. Jika karagenin (Carrageenans) yang dimaksud adalah untuk digunakan sebagai penginduksi inflamasi, maka silakan gunakan perhitungan sesuai dengan metode penginduksi tersebut. Cara perhitungan yang ada pada tulisan ini tidak relevan dengan perhitungan karagenan, sebab metode yang saya bikin ini adalah untuk penggunaan bahan alam, khususnya ekstrak.

      Tentang kontrol negatif, kiranya perlu diluruskan pemahaman kita tentang kelompok kontrol (tulisannya sedang saya persiapkan). Secara sederhana bisa dikatakan bahwa kelompok kontrol negatif adalah kelompok yang mencerminkan hipotesis yang negatif. Artinya, kelompok kontrol negatif adalah kelompok hewan yang sakit tapi hanya dikasih plasebo. Dengan demikian, hewannya tetap diinduksi karagenin, tapi hanya diberikan air suling (bukan ekstrak, bukan pula obat)

      January 30, 2017
  • ayu tri

    kak,, saya sudah mencoba,, apakah benar?
    dengan dosis 1 gr/kgbb, persemberian 1% sehingga saya memperoleh 100mg/ml=10gr/100ml=10% untuk konsentrasi.
    lalu, berat ekstrak yg ditimbang 1,8gr dengan berat tikus 200grBB dan jumlahnya 9 ekor. lalu volume yang dibuat adalah 18 ml, lalu volume yg diberi pada hewan 2 ml… apakah sdh tepat kak?
    mohon balasannya kak ,terimakasih..
    sebelumnya saya berterimakasih karena postingan kk sangat membantu kak

    December 15, 2015
  • Maaf sebelumnya saya mau tanya dong,untuk perhitungan konversi dosis dari ekstrak ke infus bagaimana ya ?
    Boleh minta alamat email / kontak ga ? Ada yang sayaa mau tanyakan tentang dosis dipenelitian saya,terimakasih:)

    April 24, 2015
    • iis s.h

      kak gimana ya yang perhitungan ini?apakah sudah ketemu?saya juga lagi nyari hehe

      January 26, 2017
  • ifa

    mas mau tanya kalo saya mau memberikan ekstrak sirih ke mencit dengan rute peroral, dosisnya 100mg/kgBB, 200mg/kgBB, 400mg/kgBB tapi pelarutnya pake metanol, berapa berat simplisia yang harus disediakan?

    April 21, 2015
  • afikar

    Mau tanya mas, kalo diketahui dosis kontrol positif = 6mg/kgBB, dosis ekstrak 1= 0,8mg/gBB, dosis ekstrak 2= 1,6mg/gBB, dosis ekstrak 3 = 3,2mg/gBB, gimana untuk menghitung konsentrasinya dan berapa berat ekstrak yang harus ditimbang untuk dapat dosis diatas.? trims, mohon bantuannya

    April 19, 2015
  • Latifah Fitriani Rakhman

    kak mau tanya, yang dimaksd dengan konsentrasi ekstrak apa ya?
    ini kan saya sudah buat ekstrak lidah buaya, 70%, 85%, dan 100%
    jadi klo 70% >> 70% ekstrak : 30% aquadest
    apa itu yang dimaksud konsetrasi ekstrak?
    Terima kasih

    December 24, 2014
    • Konsentrasi ekstrak 70% maksudnya adalah 70% ekstrak dan 30% pelarut. Artinya, jika sediaan ekstrak yang dibikin adalah 50 mL, maka 35 gram ekstrak disiapkan, dan dilarutkan dengan pelarut (misalnya air suling) beserta bahan tambahan lain jika diperlukan sampai volume total larutan menjadi 50 mL.

      Begini perhitungannya:
      35 gram/50 mL = 0,7 gram/ml = 70% (ingat, 1% b/v itu artinya 1 gram dalam 100 ml larutan)

      Anyway, kalau Sdri bikin ekstrak dengan konsentrasi 100%, artinya ekstraknya diberikan langsung kepada subjek uji tanpa ada penambahan pelarut. Kalau dipikir-pikir, ini sangat tidak lumrah.

      December 26, 2014
  • meyvia rifka

    Pak saya mau tanya berapa % persen pemberian jika diberikan secara lokal? Misal di rongga mulut

    October 03, 2014
  • dita

    Ka, mau tanya. Kalo kita mau pengujian tablet ke tikus dg 3 variasi dosis. 125 mg, 250 mg, dan 500 mg utk dosis manusia. Jd perhitungan dosis utk tikusnya seperti apa? Trims ka.

    September 23, 2014
    • Yeee… kalau ini berarti topiknya tentang konversi dosis manusia ke hewan percobaan. Tapi boleh lah…. Berikut rumusnya

      Dosis hewan = faktor konversi x dosis manusia
      (catatan: faktor konversi dari manusia ke tikus adalah 0,018)

      Dosis tikus
      = 0,018 x Dosis manusia
      = 0,018 x 500 mg
      = 9 mg –> ini adalah dosis untuk 200 gram tikus
      = 9 mg/200gbb
      = 45 mg/kgBB

      September 23, 2014
  • aulin

    mohon bantuannya ya,, kalo istilah pemberian dosis berulang itu maksudnya apa ya? terima kasih

    July 17, 2014
    • Dalam tulisan ini, yang saya maksud dengan pemberian berulang adalah pemberian dosis lebih dari sekali. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk pengujian efek subkronik atau kronik. Misalnya dosis ekstrak diberikan sekali sehari selama 7 hari; atau pemberian setiap 3 jam. Hal ini berbeda dengan pemberian akut yang hanya menggunakan sekali dosis kemudian langsung dilihat efeknya pada waktu tertentu

      July 29, 2014
  • yeli

    Kk mau tanya…. Bagaimana bisa do 50 mg/kgBB diberikn kepada tikus. Vol.pemberian bisa jd 0,5 ml
    Eksyrak yg d timbang bisa jd 2 gram
    Vol. Suspensi 100ml
    Konsentarasi 20mg/ml
    Tolong jelaskan ya kk???
    Terimakasih 🙂

    June 04, 2014
    • Ikuti saja tahap pemecahannya.
      – Pertama sekali, tentukan terlebih dahulu konsentrasi sediaan yang harus dibikin, yaitu berdasarkan dosis dan persen pemberian.
      – Selanjutnya, please cope to the post. Sila baca lagi ya penjelasannya.

      July 01, 2014
  • cahaya

    kak, maaf sblmnya klo prtnyaannya bnyk..:D
    1. bagaimana ngitung konsentrasinya klo obatnya itu dlm bentuk cair, misalkan dosisnya 4mL/kgBB? klo dimasukin kerumus yg di atas, satuan konsentrasinya jd hilang. Apa harus dikonversi ke dalam mg? gmn cara konversinya kk? apa zat cair itu ditimbang pake timbangan analitik biasa?
    2. klo zatnya dlm bentuk cairan spt di atas, volume yg diberikan itu apakah langsung dri dosisnya itu kk? misalkan dosisnya spt di atas, berat hewannya 20g, jd hasilnya 0,08mL/20gBB hewan uji yang disondekan. bener itu kk? kecil sekali, skala sonde bukannya 1mL kk. 😀 atau apakah dicari lg pake rumus: berat x %VAO?

    May 21, 2014
  • tania

    bgmna cara menghitung dosis aquades sebagai kontrol negatif terhadap tikus putih

    May 16, 2014
    • Terima kasih atas pertanyaannya….

      Ada satu hal penting yang harus dipahami tentang kontrol negatif, yaitu perihal komponen yang ada di dalamnya. Kontrol negatif bukan berarti air suling/aquadest, melainkan terdiri dari semua komponen pelarut dan bahan pembantu yang dipakai pada kelompok uji (misalnya kelompok dosis ekstrak) minus ekstrak yang diujikan.

      Contoh: Hewan pada kelompok ekstrak diberikan sediaan ekstrak dengan komposisi:
      – ekstrak (sebagai zat uji)
      – air suling (sebagai pelarut), dan
      – tween (sebagai pengemulsi)
      Jika demikian, maka kelompok kontrol negatif juga harus diberikan sediaan yang sama, namun tanpa ekstrak. Artinya tidak hanya air suling, tapi juga harus mengandung tween dengan kadar/konsentrasi yang sama dengan kadar tween pada sediaan kelompok ekstrak

      May 19, 2014
  • bulansuciramadhani

    Kak, bagaimana cara hitung konsentrasi sediaan yg dibuat jika dosisnya 70%?

    May 06, 2014
    • Pertama sekali, kita perlu mendefinisikan apa yang dimaksud dengan “dosis 70%”, ada beberapa interpretasinya yang mungkin:
      – zat/obat diberikan 70% b/b: artinya 70 gram untuk setiap 100 gram berat hewan.
      – Atau jika maksudnya 70% v/b (misalnya karena zat/obat nya adalah dalam bentuk cair), maka diberikan 70 ml untuk setiap 100 gram berat hewan.
      – Atau bisa jadi yang dimaksudkan di sini adalah sediaannya dibikin dengan konsentrasi 70%: artinya 70 gram zat dilarutkan dengan pelarut yang sesuai sampai volumenya 100 mL.

      Anyway, pertanyaannya kurang lengkap sehingga ada beberapa interpretasi. Namun secara umum, saya kira dosis 70% itu tidak lumrah dan sangat sangat besar…

      May 07, 2014
  • Mas, boleh minta rekomendasi buku bagus tentang perhitungan dosis untuk penelitian nggk?mksh byk sblmny

    November 28, 2013
    • Kalau buku yang spesifik membahas tentang perhitungan dosis eksperimental saya kurang tau. Tapi coba dirujuk buku Remington atau Thompson

      December 04, 2013
  • novita

    kak mohon d bantu.
    pembuatan dosis kombinasi ekstrak gmn ya

    November 28, 2013
    • Dosis kombinasi ekstrak??? Maksudnya beberapa ekstrak yang akan diberikan kepada hewan uji yang sama??? Hmm… mungkin-mungkin saja

      By the way, sebaiknya ekstrak tersebut dibuat terpisah. Maksudnya masing-masingnya dibuatkan sediaan tersendiri dengan alasan
      – waspada ada reaksi/interaksi antar ekstrak
      – perbedaan sifat fisiko-kimia antar ekstrak membutuhkan bahan pembantu dan perlakuan yang berbeda
      – supaya lebih mudah dalam perhitungan pembuatan ekstrak
      – supaya lebih akurat dalam perhitungan dosis yang diberikan kepada hewan
      – supaya lebih mudah dalam administrasi obat. Siapa tau ekstrak-ekstrak tersebut tidak bisa diberikan melalui rute administrasi yang sama
      – dll

      Meskipun demikian, administrasi kepada hewan tentu menjadi 2 kali atau lebih. Maka sebaiknya pastikan administrasinya akurat sehingga resiko cedera ataupun stress pada hewan dapat diminimalisir

      May 07, 2014
  • wah…. terbantu bgt huda dg adanya blog ini… thanks bgt ya….

    November 12, 2013
  • intan

    pak, mw nanya, apa bedanya VAO dngn volume pemberian?

    October 21, 2013
    • Sama aja kalee…

      Terkait dengan volume administrasi, mungkin ada 2 terminologi yang mirip, tetapi pada dasarnya mereka berbeda
      1. Volume administrasi obat, atau volume pemberian –> volume sediaan yang diberikan kepada hewan (satuannya: ml)
      2. Persen volume pemberian –> besaran volume yang diberikan kepada hewan yang ditentukan oleh rute administrasi, misalnya: oral 1%, i.v.: 0.1%, dll (satuannya % v/b)

      October 21, 2013
  • thanks sir..that’s great article

    September 19, 2013
    • Nice… you should try to create one too….

      September 26, 2013
      • intan

        pak, mw nanya, apa bedanya VAO dngn volume pemberian?

        October 21, 2013
  • Muharrir Farmasi USU

    Sangat bermanfaat… Thanks (Y) 😀

    September 17, 2013
  • intan

    mksh uda infonya,,, akn coba di plajari n di pahami, besok2 kalau ngak ngerti dan dapet kendala mohon bimbingannya lg ya uda,, 🙂

    September 15, 2013
  • dea apriyani

    saya mau juga tanya, kalau di artikel jurnal biasanya disebutkan misal pemberian antigen sebanyak 0,5-2 mikrogram. tapi tidak dituliskan per kgBB atau tidak. sebenarnya semua perhitungan dosis apakah harus menghitung per kgBB atau tidak? terimakasih

    September 04, 2013
    • Secara umum, pemberian dosis suatu bahan uji terhadap hewan percobaan untuk mengetahui efek (misalnya dalam studi farmakologi) mestilah mempertimbangkan berat badan hewan. Namun dalam kasus Sdri. Dea boleh jadi sedikit berbeda (saya anggap kasus Sdri adalah penelitian Immunologi, karena menyinggung pemberian antigen), dimana tidak mengharuskan pemberian dosis yang relatif terhadap berat badan, apalagi jika pengujian dilakukan pada isolated tissue

      Salam,

      September 04, 2013
      • dea apriyani

        iyya, benar saya di bidang immunologi yang bertujuan untuk menghasilkan produksi antibodi dari antigen yang disuntikan. jadi apakah dalam penelitian saya tidak harus mempertimbangkan berat badan mencit?..
        kakak bisa memberikan referensi untuk saya terkait itu tidak? terima kasih

        September 05, 2013
        • Tidak perlu mengambil dosis yang relatif terhadap berat badan mencit, tapi cari tau literatur yang membahas tentang dosis optimum untuk pengujian pada hewan tersebut.

          Please check your email, I just sent something to read concerning your problem 😉

          September 06, 2013
  • sofi

    klo dosis nya dalam persen bagaimana penyelesaian pemberian pada hewannya ??

    June 18, 2013
    • Jika dosis persen itu yang dimaksud adalah % b/b, yaitu persen berat per berat, maka 1 % berarti 1 gram obat untuk 100 gram berat hewan. Jika berat hewannya adalah 25 gram, maka hewan tersebut menerima 0,25 gram obat.

      Jika mau dilanjutkan sesuai dengan prosedur yang dibuat dalam tulisan ini, maka dosis dalam satuan persen tersebut dapat diganti menjadi mg/kg. Yaitu sbb:
      1 % = 1 gram obat/100 gram berat hewan
      = 1000 mg/100 gram berat hewan
      = 10000 mg/1000 gram berat hewan
      = 10.000 mg/kg

      June 20, 2013
  • rhiniluph'na a'frz

    ouuuuukh b’gto to cara ngitung’e!!!!
    makasich yach info’e…hehe

    November 21, 2012
  • fafa

    Keren..sgt brmnfaat..gomawo!!!

    November 17, 2012
  • bisa minta daftar pustaka mengenai persen pemberian berdasarkan rute pemberian?
    terima kasih

    September 24, 2012
    • Literaturnya cukup banyak, dan banyak versi juga. Berikut saya lampirkan saja 2 links, mudah2n bisa dipahami
      1. http://goo.gl/cOeCi
      2. http://goo.gl/Dq1ps

      *Thanks for stopping by and leaving comment, and for asking as well :mrgreen:

      September 25, 2012
    • Coba rujuk ke daftar pustaka berikut:

      #1. A good practice guide to the administration of substances and removal of blood, including routes and volumes. Karl-Heinz Diehl, Robin Hull, David Morton, Rudolf Pfister, Yvon Rabemampianina, David Smith, Jean-Marc Vidal, Cor Van De Vorstenbosch . J Appl Toxicol 21 15-23, 2001.
      #2. Refining procedures for the administration of substances. Report of the BVAAWF/ FRAME/ RSPCA/ UFAW joint working group on refinement. D.B. Mortom, M. Jennings, A. Beckwell, R. Ewbank, C. Godfrey, B. Holgayte, I. Inglis, R. James, C. Page, I. Sharman, R. Verschoyle, L. Westall and A.B. Wilson. Laboratory Animals 35, 1-41, 2001.

      September 25, 2012
  • ternyata bgtu tohh…
    makasih.mksih bnyk da 🙂
    smg bermanfaat u/ kami suatu hari nnti

    July 22, 2012
  • trus gmana perhitungan dosis penyutikan ekstrak klo pemberiannya lwat oral dan dinyatakan dosisnya mis. 40 mg/kg BB????

    July 08, 2012
    • administrasi secara oral gavage biasanya diberikan 1%. Berarti bikin larutan ekstraknya dengan konsentrasi 4 mg/ml. Jika berat hewannya adalah 250 mg, maka berikan larutan ekstrak tersebut dengan volume 2,5 ml. Gitu aja…

      Oh ya, jumlah volume larutan yang dibuat sesuaikan aja dengan kebutuhannya. Untuk 2 ekor hwean @ 250 gram, bikin aja 5 ml

      July 08, 2012
      • brpa volume pemberian untuk dosis 1,25 mg/kgBB dgn brat mencit 40 g jika konsentrasi ekstrak yg di miliki 100mg/ml
        bsa mnta tliskan rmusnya enggak????
        mkash ya sblumnya…

        July 09, 2012
        • to @Diah Ayren
          dosis 1,25 mg/kgBB; brat mencit 40 g; konsentrasi ekstrak 100 mg/ml; volume pemberian = …?

          – berat ekstrak yang diterima oleh hewan = dosis x berat hewan = 1,25 mg/kgBB x 0,040 kgBB = 0,05 mg ekstrak
          – volume pemberian = berat ekstrak : konsentrasi = 0,05 mg : 100 mg/ml = 0,0005 ml

          Hmm, volume pemberiannya kecil sekali yaa… wajar aja, karena pembuatan konsentrasi larutannya terlalu pekat. Sebaiknya konsentrasi larutan ekstrak itu ditentukan dengan cara yang benar sesuai dengan tulisan di atas.

          Btw, nanya sekali lagi bayar yaaa… :mrgreen:

          July 10, 2012
  • Meskipun tidak pernah melakukan pada hewan percobaan, namun semoga tulisan ini ada manfaatnya bagi yang membutuhkan. Saya sendiri kalau disuruh megang tikus, meskipun tikus putih, gak deh. Terima kasih.

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    June 27, 2012
  • Uz 1453

    #geleng-geleng kepala#

    suruh minum dosis ndiri aja hewan percobaannya Mas… 🙂

    June 24, 2012
  • saya kok nggak paham ya?
    maklum nie anak mesin jadi kagak tau yg beginian

    June 21, 2012
  • Salam Kenal Ya Untuk Semuanya.. 🙂

    June 15, 2012
  • Justru ketika dulu saya sekolah tidak pernah belajar ihwal ini, maka membaca postingan ini sungguh saya dapat ilmu baru, terutama terkait langkah-langkah untuk perhitungan dosis dan pembuatan sediaan obat dan ekstrak. Makasih banyak ya, Mas.

    June 14, 2012
  • kasian yang menjadi percobaannya. kalau penemuannya untuk manusia apakah sama menentukannya dengan hewan??

    June 13, 2012
    • penelitian/pengujian pada manusia pastinya lebih complicated. Secara umum, barangkali prosedurnya sama aja…

      July 08, 2012
  • waduh eksperimen,,,,gelap deh kalo soal beginian mh,,,

    June 12, 2012
  • serasa ke dunia perkuliahan 😛

    June 08, 2012
    • heheee…. kami menyebutnya “dunia perhewanan” :mrgreen:

      June 09, 2012
  • 'Ne

    ini emang topik buat anak2 farmasi ya hehe.. lier euy 😀

    June 07, 2012
    • lier emang, tapi hewannya jinak-jinak kok. Suerrr… :mrgreen:

      July 08, 2012
      • novita

        kak, ak bs d ajarin lbh lanjut gk. ak msh bgung ini.
        pmbuatan dosis kombinasi ekstrak buat skripsi q

        November 28, 2013
  • tetap aja yang kebayang cuma praktek lab biologi waktu SMA, jauh kayaknya,, anak farmasi pasti paham 😀
    #hewan percobaan yang dipakai pernah klenger gak?

    June 07, 2012
    • klenger…? paling2 cuma menggigit aja, tapi sakit :mrgreen: Kan giginya mereka ni panjang dan tajam. Kita khawatirnya gigi mereka tu berkuman, kan mereka nggak pernah gosok gigi heheee…

      June 07, 2012
      • bingung nih….
        coz yng perhitungan volume sediaanya klo dfikir@ gak sesuai deh untuk 10 mencitnya….. kesanx tuh kyk sedikit bgt permencitx

        kn brat rata2x 25 sdgkn ad 10 mencit, jdi vol. pemberian untuk mencit 0,8 ml qta kalikn 10 mencit berarti volme sediaan untuk 10 mencit sekitar 8 ml, sdgkn yg diatas volume yg ad cmn 5 ml….. dak cukup donk….

        December 15, 2013
  • berat banget topiknyaaaa >.< hehehe ga paham sama sekali saya ini. 😀

    June 05, 2012
  • ternyataaa begeetoh yaa wwweeeewww seremm

    June 05, 2012

Leave a comment


Name*

Email (will not be published)*

Website

Your comment*

Submit Comment

Copyright © Think liike a learner...! by Yori Yuliandra