90 comments


  • aduh si uda ini tiap bikin postingan kog ngeri-ngeri kali gini ya… hahah. sebagai anak social science saya agak-agak jiper karena ga paham. :p

    July 05, 2012
    • hehee… enjoy it???
      This bloody thing overflows my head recenty *kapankah ini semua kan berakhir #eaa

      July 06, 2012
      • Dewi Sartika

        Misalkan standar erronya atau tingkat kesalahannya besar,, apakah penelitian dapat berlanjutt kak?

        July 20, 2018
  • ini pelajaranku >__>

    July 07, 2012
    • waaah… ada yg salah nggak tulisan di atas…? :mrgreen:

      July 26, 2012
  • nice post 🙂

    July 09, 2012
  • fatisa.bangun@gmail.com

    trimkasih bnyak sangat di pahami…….mkasih y

    July 13, 2012
    • terima kasih kembali 😉

      July 13, 2012
  • Ikut menyimak artikelnya Gan 🙂

    Salam,

    August 15, 2012
  • […] Standard Deviasi atau Standard Error?. Rate this:Share this:FacebookLinkedInTwitterCetak   […]

    August 24, 2012
  • govar

    he he he jagoan euy

    September 07, 2012
  • kemala

    tq infonya, bermanfaat sekali dan penjelasannya mudah dimengerti

    September 12, 2012
  • keren!!! (y)
    Keren !!!! (y)

    October 05, 2012
    • Cool.. hope you understand 🙂

      October 17, 2012
  • nofri

    uda…hari senin besok bisa privat untuk olah data nya da??? jam brapa di labor da..ckckkck

    November 16, 2012
  • kalo di uji post hoc tukey, yang dibandingkan sd apa se nya ya gan? urgent nih hiks hiks
    soalnya data saya pake tukey, signifikan. tapi pas udah di-display di grafik, sd nya pada berpotongan semua jd keliatan ga signifikan gitu T.T
    kalo diganti SE jadi signifikan..

    November 27, 2012
    • Terserah kita mau pake SD atau SE. Asalkan prosedur pembuatan grafiknya benar, maka grafiknya akan menampilkan data beserta SD atau SE yang sesuai. Bikin grafik di Excel atau SPSS?

      SD berpotongan? maksudnya berpotongan gimana?

      November 28, 2012
  • ijal

    mas mau nanya kalo mahluk yang dijelasin di atas (variace) apakah bisa disebut error variance? ato error variance itu beda lagi?
    mohon bantuannya.. hehe

    March 05, 2013
    • Error variance tidak sama dengan standard error maupun standard deviasi. It’s just another creature not mentioned in this post 😉

      July 01, 2014
  • wah, , bahasa nya bagus mbak, ndak bikin jenuh, kita tunggu lagi postingan selanjutnya.

    March 18, 2013
  • Jazakallah Mas YoriYuliandra, penjelasannya sangat sangat membantu. Sekarang saya lebih paham fungsi dari kedua standard tersebut.

    March 19, 2013
  • yusi

    mas, mau tanya…kalo nilai mean lebih kecil dari SD berarti untuk nilai tengah kita pake median apa tetap nilai mean?

    March 19, 2013
  • jadi mudah dipahami 🙂

    May 13, 2013
  • arisah

    mantap ya… luar biasa. agak pening sedikit. tapi kan bari mulai baca

    May 31, 2013
  • indah

    thanks…….

    June 24, 2013
  • Bagus banged pemaparannya…. sederhana tapi mudah dipahami…. Good Job !

    September 10, 2013
  • terimakasih omm… sangat membantu 🙂

    September 11, 2013
  • Keren gan… makasih infonya.. ane kira perhitungan SD ane salah.. krn hasil penelitian sebelum treatment kok bs lebih kecil setelah treatment (ane lg nyusun skripsi gan).. ternyata SD lebih baik jika semakin kecil angkanya.. itu menunjukan kalau penelitian kita berhasil … tanks gan… nice post…

    September 26, 2013
    • Sounds great. Sukses ya buat skripsinya… 🙂

      September 26, 2013
  • achmad nasir ginanjar

    terimakasih….simpel,n mudah di cerna….

    September 29, 2013
  • mita

    penjelasan simpel n komunikatif, bikin mudah dipahami…makasi bnyak ^^

    October 08, 2013
  • herianti

    great post… I understanding now… 🙂 thanks…

    October 19, 2013
  • bang…data analyze itu sebelah mana?kok aku gak nemu ya?

    November 01, 2013
  • […] Standard Deviasi atau Standard Error?. […]

    November 01, 2013
  • Yani

    Mas bagaimana dgn jika nilai st. deviasinya > mean.nya
    bagaimana cara mengatasinya supaya bs lbh kecil st. deviasinya dr mean?
    terima ksh

    December 04, 2013
    • Jika SD lebih besar dibandingkan mean, berarti sebaran datanya sangat besar. SD nya nggak bisa dikecilin kecuali dengan memodifikasi data. Saya usul sebaiknya coba pakai standard error.

      December 04, 2013
  • Mas data saya nilai mean.nya < st.dev
    Contoh rata-rata st. error : 7.84 ± 7.47 dan 12.47 ± 8.32

    Apa nilai st.error yang tinggi / tidak berbeda jauh dgn rata-rata itu berarti ada yg salah dari datanya mas ?
    Mohon bantuannya, terima kasih

    January 01, 2014
    • Kalau pertanyaannya adalah “apakah ada yang salah dengan data?”, saya kira jawabnya adalah tidak ada yang salah. Hal yang seperti itu sangat mungkin terjadi dalam penelitian.

      Satu hal yang bisa kita ungkap dari data yang sedemikian adalah bahwa datanya sangat bervariasi. Jika nilai yang bervariasi tersebut adalah nilai dari pengulangan data, misalnya pada penelitian eksperimental dengan perlakuan berulang, maka tentu hal tersebut tidak dikehendaki. Semestinya pengulangan data tentu variasinya tidak besar, yang ditandai dengan nilai SD yang kecil. Semakin kecil nilai SD, maka data semakin tidak jauh meleset, kira-kira begitu 🙂

      July 01, 2014
  • kartiwa

    Mau tanya nih, boleh tau gak referensinya dr mana yah?

    terutama pernyataan yg ini

    “Dengan demikian standard deviation (SD) memang merupakan cerminan dari rata-rata penyimpangan data dari mean. SD dapat menggambarkan seberapa jauh bervariasinya data. Jika nilai SD jauh lebih besar dibandingkan nilai mean, maka nilai mean merupakan representasi yang buruk dari keseluruhan data. Sedangkan jika nilai SD sangat kecil dibandingkan nilai mean, maka nilai mean dapat digunakan sebagai representasi dari keseluruhan data (yang dalam hal contoh kasus kita adalah panjang telinga kelinci percobaan).”

    Mohon direspon ya, soalnya sy lg bkin skripsi ada standar deviasinya,
    terima kasih ya 🙂

    January 17, 2014
  • tq gan, mantab banget . . (y)

    January 23, 2014
  • Reblogged this on Berbagi Beki and commented:
    Nemu cerita seru ini pas lagi bingung sama tugas akhir. NICE! Gitu dong.. ngejelasinnya pake cerita.. kan saya jadi lebih paham maksudnya standar deviasi itu apa. Ngga cuma ngasih rumus, tapi ngga ngasih konsepnya. Good job Mas Yori! (atau Pak Dosen Yori nih yaa??) :3

    January 28, 2014
    • Thanks for stopping by, and leaving comment
      *and reblogging as well 😉

      July 01, 2014
  • tinton

    Sangat bermanfaat, ehehhee thx bang!

    February 28, 2014
  • Sangat detail. Good job 🙂

    March 01, 2014
  • rambu

    trimakasih untuk infonya. sangat bermanfaat. ditunggu u postingan berikutnya.keren.

    March 16, 2014
  • ade

    Sangat membantu, Thank you

    April 15, 2014
  • gmailuser

    suwun mas,,
    bacaan yang menarik.. :thumbsup

    May 30, 2014
  • berasa diajarin langsung! nice writing dude (^_^) thanks ya

    June 30, 2014
  • Informasinya sangat bermanfaat, terima kasih 🙂

    September 12, 2014
  • pran

    Terimakasih sekali bro…. Mohon pencerahannya kapan sebaiknya kita menggunakan SD dan kapan SE…

    September 19, 2014
    • Such a good question, pertanyaan yang sangat mengena… 🙂

      Dari beberapa literatur yang saya baca, ada beberapa saran dari para pakar terkait dengan penggunaan SD atau SEM
      1. SD merupakan suatu ukuran tentang variasi data di sekitar rata-rata pada sampel dari suatu populasi, sedangkan SEM merupakan ukuran tentang precision “ketepatan” suatu nilai rata-rata dari suatu populasi
      2. SD merupakan suatu statistik deskriptif, sedangkan SEM bukan
      3. Penulisan SD yang benar adalah “mean (SD)” sedangkan SEM ditulis dengan “mean ± SEM”

      Kesimpulan:

      If you want to show the variation in your data: use SD. Meanwhile, If you want to show how precisely you have determined the mean: use SEM

      September 20, 2014
  • Kim

    bermanfaat sekali mas, semoga Allah Ta’ala membalas anda, mungkin ini bisa didiskusikan, yang saya tau :
    1.Kalau SD itu justru untuk menunjukkan tingkat presisi sebuat alat/instrument yang kita buat dibandingkan alat yang sudah ada(standar), semakin kecil SD semakin presisi alat/instrumen yang kita buat begitu pula sebalik-nya, Presisi juga menunjukkan repeatibilitas(data akan mengumpul pada satu nilai tertentu, sehingga kurva distribusi probabilitas akan sempit), jadi apabila instrument mengukur objek ukur pada kondisi sama, cara mengukur sama dan si pengukur sama koq nilai-nya pada nilai2 tersebut, berarti tingkat presisi/repeatibiltas juga bagus.Presisi tidak mesti akurat

    2.Kalau SE justru menunjukkan tingkat AKURASI sebuah pengukuran, Akurasi menunjukkan TINGKAT KEBENARAN pengukuran dengan nilai sesungguhnya yang diduga benar tersebut(MEAN-nya), semakin kecil SE menunjukkan ralatnya kecil dibandingkan dengan MEAN, berarti keakuratan semakin tinggi.
    itu khan kalau data tunggal, bagaimana kalau ada data pembanding instrument lain(terutama yang merancang instrument), nilai akurat nya gmn?maka nilai akurat dibanding instrument standar.cara-nya adalah :
    —-> cari ralat : (Mean alat rancangan-Mean isntrument standar)x100%
    —-> cari keakurasian alat yang kita buat : 100%-ralat

    (sumber : ***Anonim, tanpa tahun. Precision and Accuracy .http://www .worsleyschool.net/science/files/precision/andaccuracy.html (25 Oktober 2010)

    3.btw untuk menggunakan excel setelah klik tab Data, koq Data Analysisnya nga keluar tuh :-), gmn mas??

    September 23, 2014
  • Kim

    maaf ada ralat untuk menghitung ralatnya:
    —->ralat ={(Mean alat rancangan-Mean alat Standar)/Mean alat standar}x100%

    Wallahu a’lam

    September 23, 2014
  • ime

    mas ad referensi buku yang menjelaskan arti jika mean lebih besar dr std dan sebaliknya?

    October 21, 2014
  • fafira

    luar biasa, menjadi sangat mudah dipahami dengan contoh yang sederhana. terimakasih banyak karena telah membawa saya kepada ingatan kuliah 17 tahun yang lalu. terimakasah…:)

    December 05, 2014
  • mincha

    terimakasih, sangat membantu T.T

    December 23, 2014
  • gigi

    keren banget gan.. dari kemaren muter2 nyari penjelasannya akhirnya nemu di mari… cheers…

    January 13, 2015
  • makasih ya untuk postingannya membantu sekali.. 🙂

    January 17, 2015
  • karlina

    nice….i like it…u r brilliant….

    February 12, 2015
  • hendro

    Klo nilai SD nya lebih besar dari mean….so what mas?…apa msh boleh di uji statistiknya?

    March 31, 2015
  • widyaratri anonsari

    klo SE menunjukan tingkat akurasi sebuah pengukuran…apa dalam penelitiannya boleh ga usah pake validity? validity kan fungsinya untuk mengetahui sejauh mana ketepatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya…apa fungsi SE sama dengan validity?

    May 04, 2015
  • abdulloh mubarok

    pusing dpt materi SD tercerahkan setelah baca postingan in. jakallah khairan..

    May 09, 2015
  • ini jumlah panjang telingan mean yang pertama bukan = 0 tapi = 0,05. bener gak ?

    June 30, 2015
  • Mantap, terimakasih, bermanfaat.

    August 05, 2015
  • Yayan Alfians

    Lumayan.. Menambah wawasan juga nih min postingannya. Lanjutkan ??

    August 30, 2015
  • anton yuntarso

    Gan..utk tahu berapa nilai akurasi ato recovey yg masih diterima berapa ya..?

    August 31, 2015
  • selamat pagi, saya mahasiswi yang sedang menyelesaikan skripsi. saya sudah bab 5. tapi saya masih bingung mncari nilai keakuratan untuk sebuah sistem penunjang keputusan. apakah SD dan SE ini bisa dipakai untuk mencari nilai berapa persen akuratnya? trims.

    March 26, 2016
  • informasi mudah dicerna… thanks yoriyuliandra!

    April 27, 2016
  • Makasih kaka! GGWP

    September 05, 2016
  • Ovi

    trima kasih utk informasinya…beta langsung paham

    September 15, 2016
  • yang menjadi PR bagi kita adalah bagaimana ilmuan bisa merumuskan nilai n-1 dibandingkan dengan n untuk standar deviasi.

    October 19, 2016
  • hilma

    thanks Uda Yori, semoga ilmunya berkah, amin

    October 24, 2016
    • You’re so welcome… 🙂

      October 24, 2016
  • uda, trmksh mudah d pahami bahasanya,,,

    January 28, 2017
  • Suparmo

    Tks Gan, dengan gaya bahasa yang mudah dipahami

    March 15, 2017
  • gamayel

    thank you mister,.. you are GGWP..

    January 11, 2018
  • gilmub

    You rock!!! Terimakasih banyak, artikel mas sangat mencerahkan otak mendung saya

    April 15, 2018
  • Mas saya mau nanya.saya melakukan penelitian eksperimen.kenapa ya Sd sm Se saya lebih besar pada kelompok eksperimen dibanding kelompok kontrol..pencerahannya dunk mas.

    May 08, 2018
    • Artinya, treatment yang diberikan untuk kelompok uji menyebabkan variasi data yang lebih besar dibandingkan dengan perlakuan kelompok kontrol.

      Implikasinya (termasuk juga interpretasinya) bisa bermacam-macam, tergantung parameter apa yg diamati. Namun satu hal yang pasti, eksperimen pada kelompok uji memiliki konsistensi/presisi data yang rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol

      May 08, 2018
  • Angga

    Ada referensi jurnal/buku yg menyatakan error margin berkisar 5% – 10% ?

    May 27, 2018
  • adhy

    Keren Penjelasannya… Terima kasih Pak Guru.
    Semoga selalu diberikan kesehatan dan terus berbagi ilmunya

    November 26, 2018
  • Cunda

    Sangat bermanfaat.
    Mudah dipahami
    Terima kasih.

    January 04, 2019
  • Lidya

    Bahkan saya kaget saat tau ini penjelasan dr pak guru, saya bacanya pake suara perempuan hhaha. terimakasih banyak, pak guru, sangat bermanfaat 🙂

    January 13, 2019
  • iin

    Assalamu’alaikum mas,
    Saya kan mau menghitung volume cairan dengan rumus
    volume = delta massa dibagi dengan massa jenis cairan (rho).
    Dari penelitian sebelumnya, saya mendapatkan ada 11 rho untuk cairan tersebut. Nah untuk penelitian saya, saya hanya boleh menggunakan dua nilai rho saja.

    Jadi saya melakukan simulasi,
    saya tuang beberapa volume cairan tersebut ke dalam spons, kemudian spons itu ditimbang dan dihitung volumenya menggunakan 11 rho tersebut.

    Nah sekarang saya mau membandingkan volume cairan yang saya tuang dengan volume hasil hitung. itu saya pake apa ya?

    misal

    Vol. tuang Vol hit (rho1) Vol.hit (rho 2) dst..
    50 mL 48 mL 52mL
    60 mL 59 mL 64 mL
    70 mL 71 mL 70.5 mL
    dst

    Nah saya mau liat, dari volume hit itu, mana yang paling mendekati volume tuang. Sebaiknya saya pakai apa ya mas?

    Mohon masukannya

    January 14, 2019
  • Ganwa

    Mas, bisa minta tolong dijelaskan Standard Deviasi bedanya dengan Koefisien Variasi, dan masing2 penggunaannya.
    Maturtengkyu. jazakalloh khoiron

    February 02, 2019
  • Jaenudin

    Bang mau tanya mengenai SD, jika hasil SD dari pengujian kita besar misalkan diperoleh nilai SD 17 dari data yang didapat. Apakah bisa dikatakan representatif? Kemudian apakah ada batasan maksimal data masih dikatakan baik jika dilihat dari nilai SD? Mohon penjelasannya. Terimakasih

    March 22, 2019
  • Adinda Lestari

    Mas aku mau tanya, kalau perhitungan standar error : data ukur dan data hitung itu kaya gimana ya? Terimakasih

    May 04, 2019
  • Slsmst

    Suka banget penjelasanya

    July 15, 2019

Leave a comment


Name*

Email (will not be published)*

Website

Your comment*

Submit Comment

Copyright © Think like a learner...! by Yori Yuliandra
%d bloggers like this: