YouTube, Kok Bisa?

Saya tidak sedang membahas mengapa YouTube, sebuah website video-sharing  *tauLahYa*, bisa ada dan memberikan informasi dengan cakupan yang sangat luas. Bukan, bukan. Saya sedang membahas salah satu YouTube Channel yang menurut saya sangat layak untuk dipromosikan karena konten yang bermanfaat yang disajikan di dalam saluran tersebut.

By the way, saya sudah mengaktifkan channel YouTube saya sejak beberapa tahun yang lalu. Meskipun saya bukan vlogger (istilah untuk blogger yang “ngeblog” video di YouTube), tapi saya tetap mengaktifkan channel tersebut sehingga saya dapat berlangganan channel tertentu yang bagus dalam perspektif saya. Naaah, salah satu channel yang worth-subscribe adalah channel Kok Bisa. Kok bisa? Iya, karena konten video yang disediakan sangat informatif dan menarik dari berbagai sudut pandang.

Beberapa pertanyaan Kok Bisa?

  • Kok bisa koneksi internet di Indonesia lemot pakai banget???
  • Mengapa ada De Ja Vu?
  • Kok bisa susunan keyboard adalah QWERTY bukan ABCDE?
  • atau “Mengapa manusia berciuman?” *oops

Beberapa pertanyaan sederhana tapi bikin penasaran tersebut bisa terjawab dari video yang durasinya hanya sekitar 1 menit-an saja. Tidak sekedar terjawab, tapi viewer video akan menjadi paham atau bahkan hafal karena informasi yang disajikan bukan berupa teks sebagaimana halnya ensiklopedia, tapi video yang ada narasinya, ada ilustrasi yang menarik, dan dilengkapi teks. Sangat audiovisual pakai banget sehingga mengaktifkan beberapa organ sensori dominan yang digunakan oleh manusia untuk memperoleh informasi. Sudah tau kan bahwa, di dalam teori pembelajaran, terungkap bahwa metode belajar audiovisual bisa meningkatkan tingkat pemahaman 5 kali lebih baik dibandingkan dengan membaca.

READ ALSO:  Dasar narsissss...!

Selain itu, yang lebih hebat lagi, Anda bisa memberikan rekomendasi tentang topik yang akan dibahas pada video berikutnya melalui kolom komentar pada video tersebut *bukan pada kolom komentar di halaman ini, eh, tapi boleh juga kok 🙂

So, activate your YouTube account, go to Kok Bisa Channel, then click Subscribe

—————–

By the way, channel YouTube saya sudah ada konten videonya lho. Tapi kontennya bukan karya saya sendiri, melainkan saya peroleh dari Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia. Itu tuh, video edukasi berupa lagu tentang penggunaan obat yang benar. Klik di sini untuk liat videonya… 🙂

Terakhir, kalau mau langganan ke blog saya ini via email, silakan klik di sini *ayohDiKlik*

.

Yori Yuliandra
Follow me

Yori Yuliandra

A lecturer and researcher in the Faculty of Pharmacy, Andalas University, majoring pharmacology "the study of drugs" | A blogger (and webmaster at RankMudo.Net) | An enthusiast in higher education
Yori Yuliandra
Follow me

3 thoughts on “YouTube, Kok Bisa?

  1. kerenn ya…saya punya akun Youtube..jarang pakai hehe hanya satu karya video yg dipublish di sana msh mengendap di kepala heuheu

  2. Alris says:

    Bagus nih buat pembelajaran. Langsung menuju tkp.

  3. Asop says:

    Waw saya baru tahu ada channel kayak gini yang berbajasa Indonesia. 🙂 Harus langsung di-subscribe nih. 😀

    Selama ini saya cuma ngikutin channel ilmu pengetahuan semacam “smarter everyday”. Tapi, lebih seringnya youtube saya gunakan buat hiburan sih. Dengerin musik ama ketawa-ketiwi ga jelas. hehe

Don't forget to give comment and questions :)