I’tikaf di Masjid Raya Jabal Rahmah Semen Padang

Ya, Ramadhan 1437 H sudah berlalu. Harapan terbesar yang patut kita panjatkan adalah semoga Ramadhan tahun ini membuahkan nilai-nilai taqwa, amal yang diterima, dan yang tidak kalah penting adalah harapan semoga dapat dipertemukan dengan ramadhan tahun berikutnya. Allahumma amin.

masjid raya jabal rahmah semen padang 2Bagi anda yang belum pernah ber-i’tikaf di sepuluh malam terakhir Ramadhan, barangkali anda perlu bertekad lebih kuat untuk bisa mengikutinya pada kesempatan berikutnya. Apalagi bagi yang masih relatif muda atau belum berkeluarga. Saya sudah bersentuhan dengan yang namanya i’tikaf ini sejak masih di bangku SMA (and that’s around 13 years ago) kiranya perlu menyampaikan bahwa kesempatan untuk beri’tkaf ini jauh lebih besar, lebih mudah, atau lebih lapang pada saat masih muda belia atau juga usia kuliahan dibandingkan dengan ketika sudah punya tanggungan. Meskipun demikian, pengamatan saya di lapangan tetap menemukan cukup banyak suami istri yang ikut beri’tikaf bahkan dengan mengikutkan anak-anak mereka. Tidak berlebihan memang, karena fadhilah beri’tikaf di sepuluh malam terakhir bulan ramadhan adalah amat sangat besar.

Masjid Raya Jabal Rahmah Semen Padang (MRJR SP)

masjid raya jabal rahmah semen padang

MRJR SP merupakan masjid yang selalu rutin menggelar kegiatan itikaf (dan juga rutin saya ikuti, setidaknya beberapa malam saja setiap tahunnya). Kabarnya, untuk tahun 2016 ini statistik peserta mencapai 700 orang. Anyway, ada beberapa informasi penting terkait dengan i’tikaf di masjid ini:

  • Biaya: Tidak ada biaya pendaftaran karena sudah ada donatur. Hanya saja peserta i’tikaf harus mendaftarkan diri setiap malam paling lambat jam 23.00 (untuk pendataan sahur). Bagi yang ingin berbuka puasa di masjid ini juga diharuskan mendaftar paling lambat jam 17.45
  • Peserta: Baik laki-laki maupun perempuan dapat beri’tikaf di masjid ini. Sekitar jam 22.00 WIB, mu’takifin perempuan diminta untuk pindah ke lantai 2 sehingga lantai 1 bisa digunakan sepenuhnya oleh peserta laki-laki yang jumlahnya relatif jauh lebih banyak. Secara umum peserta dikategorikan sebagai peserta penuh (stay di masjid selama 10 hari terakhir Ramadhan) dan peserta tidak penuh.
  • Program & kegiatan: pasca tarawih dilanjutkan dengan kegiatan mandiri. Shalat malam dimulai tepat jam 3 dengan jumlah rakaat 8 + 3, dilanjutkan dengan makan sahur, shalat subuh, dan kuliah subuh. Kebanyakan peserta pulang setelah kuliah subuh sedangkan sebagian lainnya memilih untuk menunggu shalat sunat syuruq dan shalat dhuha. Kadang juga ada agenda kajian fiqh dan topik lainnya
  • Tempat wudhu dan kamar mandi: terdapat di lantai dasar (basement) dengan 8 kamar mandi + closet. Traffic puncaknya adalah sekitar jam 3 sebelum shalat malam dimana semua peserta bangun dan bersiap untuk shalat
READ ALSO:  Menulis Daftar Pustaka dengan Bantuan Google Scholar

Bonus: Audio

  • Azan subuh
  • Shalat subuh
  • Kuliah subuh

 

static_qr_code_jabal_rahmahExtra info: Jika anda bisa memanfaatkan GPS untuk menuju ke lokasi, silakan manfaatkan link berikut untuk mendapatkan koordinat lokasinya. Atau bisa juga dengan memanfaatkan QR Code terlampir (scan with your smartphone)

link gmap: Masjid Raya Jabal Rahmah Semen Padang
(
By the way, rincian item masjid ini di dalam Google Map sudah saya koreksi dari “Masjid Jabah Rahmah” menjadi “Masjid Raya Jabal Rahmah Semen Padang”. Semoga segera approved)

Yori Yuliandra
Follow me

Yori Yuliandra

A lecturer and researcher in the Faculty of Pharmacy, Andalas University, majoring pharmacology "the study of drugs" | A blogger (and webmaster at RankMudo.Net) | An enthusiast in higher education
Yori Yuliandra
Follow me

Latest posts by Yori Yuliandra (see all)

Don't forget to give comment and questions :)